Rabu, 29 Juli 2009

Hari akhir / Hari kiamat Menurut Teori Ilmu Alam

Do you want to share?

Do you like this story?

Setiap orang beriman ( mukmin ) cara berpikirnya sangat sederhana, mereka meyakini sepenuhnya terjadinya hari kiamat ( hal yang ghaib ) tentang kapan dan bagaimananya semua telah ditentukan oleh Allah SWT. Hal ini bukan berarti tidak boleh mempelajari fenomena alam yang mengarah ketentuan kehancurannya, justru hal ini sangat penting agar manusia menjadi sadar sepenuhnya terhadap ketentuan Allah tentang hari kiamat itu. Marilah kita perhatikan hasil penelitian dari pakar-pakar ilmu alam seperti :

a. Sir James Jeinz ( astronom kawakan ), mengatakan dalam buku Bintang-bintang dalam perjalanannya bahwa bulan itu akan mendekati bumi sedikit demi sedikit hingga kedekatan itu mengancam keselamatan bumi. Pada saat itu hari pembalasan akan segera tampak dan bulan akan terbelah. Tanpa diragukan lagi bahwa terbelah dan jatuhnya bulan terjadi akibat rusaknya gaya tarik menarik antara bintang, matahari berbenturan dengan bumi atau dengan apa saja yang tidak kita ketahui dan tidak bisa kita bayangkan. Kejadian itu merupakan tanda terjadinya hari kiamat.

b. Profesial Achmad Baiquni, M.Sc, Ph.D beliau Ketua Dewan Pakar ICMI dalam buku Al Qur'an, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, mengemukakan bahwa ada beberapa skenario tentang terjadinya kiamat menurut sains atau ilmu alam.

1. Menggambarkan habisnya bahan bakar termonuklir yaitu hidrogen di dalam matahari, kalau reaksi nuklir makin berkurang, matahari akan menjadi dingin dan bumi akan membeku. Tak ada tanaman yang mampu tumbuh dan kehidupan di bumi akan berakhir. Waktu yang diperlukan matahari untuk menghabiskan bahan bakarnya berkisar lima milyar tahun.

2. Menggambarkan habisnya hidrogen di bumi. Andaikata manusia dikaruniai pengetahuan oleh Allah SWT untuk membangun kota-kota di bawah tanah mampu bercocok tanam di sana, dari air ( yang mengandung unsur hidrogen ) yang berasal dari samudra, kita akan dapat menciptakan reaksi termonuklir terkendali yang akan memanasi "kota-kota" dan sawah-sawah di bawah tanah itu. Hal ini memperpanjang adanya manusia di bumi hingga hidrogen berat itu habis, barang kali sdlama milyaran tahun juga. Jika hidrogen tersebut habis, maka semua makhluk hidup akan mati membeku seperti pada skenario pertama.

3. Menggambarkan mengembangnya matahari. Sebagaimana diketahui, matahari merupakan salah satu bintang dalam galaksi kita yang letaknya paling dekat dengan bumi, yang pada dasarnya merupakan satelit matahari. Evolusi matahari akan mengikuti kehidupan bintang-bintang lainnya, yaitu bila ia telah "padam" ia akan menyusut terus menjadi kecil, sampai pada suatu saat ketika energi gravitasinya berubah menjadi panas dan mengubahnya menjadi bintang raksasa merah. Pada kondisi itu sistem tata surya sebagian ( termasuk bumi kita ) akan tertelan oleh apinya. Semua makhluk hidup akan mati terbakar.

Demikian beberapa teori terjadinya kiamat menurut sains. Teori-teori tersebut dapat memperkuat keyakinan umat islam tentang kepastian akan terjadinya kiamat. Subhanallah, Maha Suci Allah, yang mengajarkan manusia-manusia ini dengan perantaraan Qolam.

Sumber :
PAI Kelas XII Semester 1 halaman 23

YOU MIGHT ALSO LIKE

4 komentar:

pejuang Islam mengatakan...

Kiamat 2012 apakah mungkin terjadi atau tidaknya tidak perlu di cemaskan. Yang perlu di cemaskan adalah apakah ibadah kita kepada Allah selama ini akan diterima, cukupkah untuk bekal kita di akhirat?

Bagaimana menurutmu?

Anonymous mengatakan...

Thx infonya bro

Muizz mengatakan...

Yupz, bener banget, yang perlu dicemaskan dan dipersiapkan adalah amal ibadah kita. Bekal untuk hari akhir. Masa yang abadi.

pejuang mengatakan...

Thx Muizz komentar-komentarnya

Poskan Komentar

Advertisements

Advertisements